Jumat, 05 Oktober 2012

ARSITEKTUR KOMPUTER DAN KOGNISI MANUSIA

ARSITEKTUR KOMPUTER

   Dalam bidang teknik komputer, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan masing-masing bagian akan lebih fokuskan terutama, mengenai bagimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaskesan data dan alamat dari dan ke memory cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. 
- Memory Cache. Pengertian cache adalah memory berukuran kecil yang sifatnya temporary (sementara), walaupun ukuran filenya sangat kecil, namun kecepatannya sangat tinggi. Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya menunjuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan yang lebih rendah. Fungsi dan Kegunaan Memory Cache, berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara untuk data atau instruksi yang diperlukan oleh processor. Secara gampangnya, cache berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data/informasi yang telah diakses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja processornya.
- Memory akses acak (bahasa inggris : Random Access Memory, RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memory. Ini berlawanan dengan alat memory urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, dimana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.
-Memori hanya baca (bahasa InggrisRead-only Memory) adalah istilah untuk media penyimpanan data pada komputer. ROM ini adalah salah satu memori yang ada dalam computer. ROM ini sifatnya permanen, artinya program / data yang disimpan di dalam ROM ini tidak mudah hilang atau berubah walau aliran listrik di matikan.

Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk menyimpan firmware (piranti lunak yang berhubungan erat dengan piranti keras).

Salah satu contoh ROM adalah ROM BIOS yang berisi program dasar system komputer yang mengatur / menyiapkan semua peralatan / komponen yang ada dalam komputer saat komputer dihidupkan.
ROM modern didapati dalam bentuk IC, persis seperti medium penyimpanan/memori lainnya seperti RAM. Untuk membedakannya perlu membaca teks yang tertera pada IC-nya. Biasanya dimulai dengan nomer 27xxx, angka 27 menunjukkan jenis ROM , xxx menunjukkan kapasitas dalam kilo bit.
- Cakram Keras (bahasa inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi, piringan magnetis. cakram keras diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson pada tahun 1956. Cakram keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per  minute) dengan kapasitas  750 GB. Kapasita terbesar cakram keras saat ini mencapai 3 TB dengan ukuran standart 3,5 inchi.
* Beberapa contoh dari Arsitektur Komputer ini adalah ;
1. Arsitektur Von Neumann (atau Mesin Von Neumann) adalah arsitektur yang diciptakan oleh John Von  Neumann (1903-1957). Arsitektur ini digunakan oleh hampir semua komputer saat ini. Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama. Unit Aritmatika dan logis  (ALU), unit kontrol, memory, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian ini  dihubungankan oleh berkas kawat, "bus".
2. Complex Instruction - Set computing atau Complex Instruction - Set Computer (CISC, " Kumpulan instruksi komputasi kompleks) adalah sebuah arsitektur dari set intruksi komputer dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memory, operasi aritmatika, dan penyimpanan kedalama memory, semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah instruksi. Karakteristik CISC dapat dikatakan bertolak-belakang dengan RISC.
Contoh-contoh processor CISC adalah System /360, VAX, PDP-11, varian Motorola 68000 dan CPU AMD dan Inter x86.
3. Reduced instruction Set Computing, atau RISC adalah desain central processing unitalitas CPU strategis yang didasarkan pada wawasan yang disederhanakan (tidak kompleks/serumit Instuction set CPU ini telah disederhanakan, namun instruksi tersebut dapat memberikan kinerja yang lebih tinggi apabila penyederhanaan ini memungkinkan eksekusi perintah yang jauh lebih cepat. Sebuah komputer yang didasarkan pada strategi ini biasanya adalah komputer tablet atau gadget yang lebih kecil dari personal komputer atau laptop.

4. Blue Gene. Merupakan proyek IBM bertujuan untuk merancang super komputer yang dapat mencapai kecepatan operasi dalam kisaran (peta FLOPS) PFLOPS, dengan konsumsi daya gaya yang rendah. Proyek ini merupakan tiga generasi super komputer, Blue Gene/L, Blue Gene/P, dan  Blue Gene/Q.

KOGNISI MANUSIA  

Pengertian Struktur Kognisi Manusia :
Menurut seorang tokoh yang bernama Ausabel ia mengemukakan bahwa struktur kognitif merupakan organisasi pengertahuan atau dengan kata lain bahwa struktur kognitif dapat disebut sebagai pengetahuan struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan.
Kognisi adalah kepercayaan seseorang tentang sesuatu yang didapatkan dari proses berpikir tentang seseorang atau sesuatu. Proses dilakukan  adalah memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan  dan berbahasa. Kapasitas atau kemampuan kognisi biasa diartikan sebagai kecerdasan atau intelegensi. Bidang ilmu yang mempelajari kognisi beragam, diantaranya adalah psikologi, filsafat, komunikasi, neurisains, serta kecerdasan buatan.
* Sistem kognisi terdiri dari lima proses mental, yaitu :
1. MEMAHAMI
    Proses memahami adalah proses menginterprestasi atau menentukan arti dari aspek tertentu yang dapat dalam sebuah lingkungan.
2. MENGEVALUASI
    Mengevaluasi berarti menentukan apakah sebuah aspek dalam lingkungan tertentu itu baik atau buruk, positif atau negatif, disuka atau tidak disukai.
3. MERENCANAKAN   
    Merencanakan berarti menentukan bagaimana memecahkan sebuah masalah untuk mencapai suatu tujuan.
4. MEMILIH
    Memilih berarti membandingkan alternatif solusi dari sebuah masalah dan menentukan alternatif terbaik
5. BERPIKIR
    Berpikir adalah aktifitas kognisi yang terjadi dalam ke empat proses yang disebutkan sebelumnya.
Proses yang dilakukan adalah memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangjan dan berbahasa.
Gejala kognisi meliputi pengamatan aktivitas yang dilakukan seseorang yang cerdas, terhadap suatu proses atau objek dengan maksud merasakan dan kemudian memahami pengetahuan dari sebuah fenomena berdasarkan pengetahuan dan gagasan yang sudah diketahui sebelumnya, untuk mendapatkan informasi-informasi dibutuhkan suatu penelitian.

Jadi Hubungan Arsitektur Komputer dan Kognisi Manusia adalah  bahwa struktur kogisi manusia adalah suatu unsur yang saling berhubungan antara satu sama dengan yang lain yang saling berakomodir atau saling melengkapi antara fungsi-fungsi, skema. Seperti bagian otak yang mengakomodir unsur bagian-bagian tubuh manusia yang menjadikan suatu sistem yang kompleks. Sedangkan untuk struktur kognisi arsitektur komputer adalah suatu unsur yang saling melengkapi, tetapi hanya dari perangkat keras yang didesain seperti CPU, RAM, Memory, Processor. 
Dapat disimpulkan perbedaan antara struktur kognisi manusia dan arsitektur komputer adalah struktur kognitif manusia itu proses berpikir yang terjadi pada diri manusia, sehingga memiliki kontrol terhadap proses berpikirnya sendiri. Sedangkan arsitektur komputer yang menciptakan adalah manusia, manusia yang mebuat program, manusia yang membuat pola dari sistem komputer itu, sehingga yang memiliki peran utama dari semuanya adalah manusia itu sendiri, dan jika disatukan maka akan menimbulkan suatu kelebihan dan kekurangan dari struktur kognisi.

SUMBER :

NAMA : YUNITA DWI ANDIANI
KELAS : 4PA05
NPM : 16509377

Minggu, 30 September 2012

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

INFORMASI     

   Informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi, namun istilah ini mengandung banyak arti tergantung konteksnya. Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan.
     Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi suatu bentuk lain yang lebih berguna yaitu pengetahuan / keterangan yang ditunjukan bagi penerima dalam pengambilan keputusan, baik masa sekarang atau masa akan datang.
     Sumber informasi adalah data; Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Data yang diolah untuk menghasilkan informasi menggunakan suatu model proses tertentu.        Data diolah melalui keputusan berdasarkan informasi, penerimaan kemudian menerima informasi tersebut. Melakukan keputusan berdasarkan informasi tersebut dan melakukan tindakan, yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain akan membuat sejumlah data kembali.
     Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tersentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi  statistik.

SISTEM

   Sistem Informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk megolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan. Kumpulan sub-sub sistem yang saling berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolahan informasi data yang telah diolah sehingga lebih berguna bagi user.
   Sistem informasi adalah kombinasi dan teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknolohi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang , proses algoritmik, data dan teknologi. Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan organisasi informasi.
    Sistem Informasi metoda yang terorganisasi tentang masa lalu, saat ini dan proyeksi masa depan baik berkaitan dengan kegiatan internal organisasi maupun informasi keadaan yamg berasal dari luar organisasi.
 * Aktivitas yang dilakukan Sistem Informasi (SI) :
1. Input
    Input menangkap / mengumpulkan data mentah dari dalam organisasi atau dari lingkungan eksternalnya.
2. Pemrosesan
  Pemrosesan mentransfer baris-baris masukan kedalam suatu format yang lebih mengandung arti atau   pengolahan dan analisis data input kedalam format yang bisa difahami manusia.
3. Output
    Output mengalihkan informasi yang diproses kepada orang-orang yang akan menggunakannya.

PSIKOLOGI

   Psiklogi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dan proses mental. Psikologi merupakan cabang ilmu yang masih muda atau remaja. Sebeb, pada awalnya psikologi merupakan bagian ilmu filsafat tentang jiwa manusia. Menurut Plato, psikologi berarti ilmu pengetahuan yang memepelajari sifat, hakikat, dan hidup jiwa manusia (psyche : jiwa ; logos : ilmu pengetahuan).
    Psikologi adalah disiplin akademis dan terapan yang melibatkan studi ilmiah fungsi mental dan perilaku. Psikologi memiliki tuhjuan  secara individu dan kelompok pemahaman oleh kedua kasus tertentu menetapkan psinsip-prinsip umum dan meneliti, oleh banyak account pada akhirnya bertujuan umtuk menguntungakn masyarakat. Sementara pengetahuan psikologis sering diterapkan pada penilaian dan pengobatan masalah kesehatan mental, juga diarahkan memahami dan memecahkan masalah dalam berbagai bidang banyak aktivitas manusia. Mayoritas psikolog yang terlibat dalam beberapa jenis peran terapi, berlatih dalam klinis, konseling atau pengaturan sekolah.
    Pada pokoknya, psikologi itu menyibukan diri dengan masalah kegiatan psikis, seperti berpikir, belajar, menanggapi, mencintai, membenci dan lain-lain.
* Macam-macam kegiatan psikis pada umumnya dibagi menjadi 4 kategori, yaitu :
1. Pengenalan / kognisi
2. Perasaan / emosi
3. Kemauan / konasisi
4. Gejala campuran.
     Namun hendaknya jangan dilupakan, bahwa setiap aktivitas psikis / jiwani itu pada waktu yang sama juga merupakan aktifitas fisik / jasmani. Pada semua kegiatan jasmaniah kita, otak dan perasaan selalu ikut berperan ; juga alat indera dan otot-otot ikut mengambil bagian didalamnya.
* Psikologi memiliki 3 fungsi sebagai ilmu, yaitu :
1. Menjelaskan, yaitu mampu menjelaskan apa, bagaimana, dan mengapa tingkah laku itu terjadi. HAsilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif
2. Memprediksikan, yaitu meramalkan atau memprediksikan apa, bagaimana, dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Hasil prediksi berupa prognosa, prediksi, atau estimasi.
3. Pengendalian, yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya preventif atau pencegahan, intervensi atau treatment serta rehabilitas atau perawatan.

-Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Psikologi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau interaksi atau aliran. Namun hendaknya jangan dilupakan, bahwa setiap aktivitas psikis/jiwani itu pada waktu yang sama merupakan aktifitas fisik/jasmani. Pada semua kegiatan jasmaniah kita otak dan perasaan selalu ikut berperan juga alat indera dan otot-otot ikut mengambil bagian didalamnya. Dan sistem informasi merupakan fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan organisasi informatika.

SUMBER :
8. http://gerda.student.umm.ac.id/2011/08/05/pengertian-psikologi-secara-umum/ 
14. ww.idafazz.com/pengertian-sistem.phpw
15. http://windsaga.blogspot.com/2011/09/definisi-sistem-informasi.html

Nama  : Yunita Dwi Andiani
Kelas : 4PA05
NPM : 16509377

Senin, 28 Maret 2011

Kesehatan Mental Dari Segi Behavioristik Dan Psikoanalisa

PSIKOANALISA

Menurut Freud kepribadian yang normal (sehat) adalah jika individu bergerak menurut pola perkembangan yang ilmiah. Pribadi sehat juga diartikan sebagai pribadi yang bisa belajar dalam mengatasi tekanan dan kecemasan. Selain itu juga bisa menyeimbangan antara kinerja super ego terhadap id dan ego.

BEHAVIORISTIK

Menurut Skinner hubungan antara stimulus dan respon yang terjadi melalui interaksi dengan lingkungannya. Menurutnya respon yang diterima seseorang tidak sesederhana itu, karena stimulus-stimulus yang diberikan akan saling berinteraksi dan interaksi antar stimulus itu akan memengaruhi respon yang dihasilkan. Respon yang diberikan ini memiliki konsekuensi-konsekuensi. Konsekuensi-konsekuensi inilah yang nantinya memengaruhi munculnya perilaku (Slavin, 2000). Oleh karena itu dalam memahami tingkah laku seseorang secara benar harus memahami hubungan antara stimulus yang satu dengan lainnya, serta memahami konsep yang mungkin dimunculkan dan berbagai konsekuensi yang mungkin timbul akibat respon tersebut. Skinner juga mengemukakan bahwa dengan menggunakan perubahan-perubahan mental sebagai alat untuk menjelaskan tingkah laku hanya akan menambah rumitnya masalah. Sebab setiap alat yang digunakan perlu penjelasan lagi, demikian seterusnya.

Nama : Yunita Dwi Andiani
NPM : 16509377
Kelas : 2PA05

Sejarah Kesehatan Mental

Periodesasi perkembangan ilmu kesehatan mental :
  • Zaman Prasejarah
Manusia purba sering mengalami gangguan mental atau fisik, seperti infeksi, artritis, dll
  • Zaman peradaban awal
1. Phytagoras ( orang yang pertama memberi penjelasan alamiah terhadap penyakit mental )
2. Hypocrates ( Ia berpendapat penyakit / gangguan otak adalah penyebab penyakit mental
3. Plato , menurutnya gangguan mental sebagian gangguan moral, gangguan fisik dan sebagiaan lagi dari dewa dewa
Zaman Renaissesus
Pada zaman ini di beberapa negara eropa , para tokoh keagamaan, ilmu kedokteran dan filsafat mulai menyangkal anggapan bahwa pasien sakit mental tenggelam dalam dunia tahayul
  • ERA PRA ILMIAH
1. Kepercayaan Animisme
Sejak zaman dulu gangguan mental telah muncul dalam konsep primitif, yaitu kepercayaan terhadap faham animisme bahwa dunia ini diawasi atau dikuasai oleh roh-roh atau dewa-dewa. Orang Yunani kuno percaya bahwa orang mengalami gangguan mental, karena dewa marah kepadanya dan membawa pergi jiwanya. Untuk menghindari kemarahannya, maka mereka mengadakan perjamuan pesta (sesaji) dengan mantra dan kurban.
2. Kepercayaan Naturalisme
Suatu aliran yang berpendapat bahwa gangguan mental dan fisik itu akibat dari alam. Hipocrates (460-367) menolak pengaruh roh, dewa, setan atau hantu sebagai penyebab sakit. Dia mengatakan, Jika anda memotong batok kepala, maka anda akan menemukan otak yang basah, dan mencium bau amis. Tapi anda tidak akan melihat roh, dewa, atau hantu yang melukai badan anda.
Seorang dokter Perancis, Philipe Pinel (1745-1826) menggunakan filsafat polotik dan sosial yang baru untuk memecahkan problem penyakit mental. Dia terpilih menjadi kepala Rumah Sakit Bicetre di Paris. Di rumah sakit ini, pasiennya dirantai, diikat ketembok dan tempat tidur. Para pasien yang telah di rantai selama 20 tahun atau lebih, dan mereka dianggap sangat berbahaya dibawa jalan-jalan di sekitar rumah sakit. Akhirnya, diantara mereka banyak yang berhasil, mereka tidak lagi menunjukkan kecenderungan untuk melukai atau merusak dirinya.
B. ERA MODERN
Perubahan luar biasa dalam sikap dan cara pengobatan gangguan mental terjadi pada saat berkembangnya psikologi abnormal dan psikiatri di Amerika pada tahun 1783. Ketika itu Benyamin Rush (1745-1813) menjadi anggota staf medis di rumah sakit Pensylvania. Di rumah sakit ini ada 24 pasien yang dianggap sebagai (orang gila atau sakit ingatan). Pada waktu itu sedikit sekali pengetahuan tentang penyebab dan cara menyembuhkan penyakit tersebut. Akibatnya pasien-pasien dikurung dalam ruang tertutup, dan mereka sekali-kali diguyur dengan air.
Rush melakukan suatu usaha yang sangat berguna untuk memahami orang-orang yang menderita gangguan mental tersebut melalui penulisan artikel-artikel. Secara berkesinambungan, Rush mengadakan pengobatan kepada pasien dengan memberikan dorongan (motivasi) untuk mau bekerja, rekreasi, dan mencari kesenangan.
Pada tahun 1909, gerakan mental Hygiene secara formal mulai muncul. Perkembangan gerakan mental hygiene ini tidak lepas dari jasa Clifford Whitting Beers (1876-1943) bahkan karena jasanya itu ia dinobatkan sebagai “The Founder of the Mental Hygiene Movementâl dia terkenal karena pengalamannya yang luas dalam bidang pencegahan dan pengobatan gangguan mental dengan cara yang sangat manusiawi.
Secara hukum, gerakan mental hygiene ini mendapat pengakuan pada tanggal 3 Juli 1946, yaitu ketika presiden Amerika Serikat menandatangani The National Mental Health Act., yang berisi program jangka panjang yang diarahkan untuk meningkatkan kesehatan mental seluruh warga masyarakat.
Bebarap tujuan yang terkandung dalam dokumen tersebut meliputi
1) Meningkatkan kesehatan mental seluruh warga masyarakat Amerika Serikat, melalui penelitian, investigasi, eksperimen, penayangan kasus-kasus, diagnosis, dan pengobatan
2) Membantu lembaga-lembaga pemerintah dan swasta yang melakukan kegiatan penelitian dan meningkatkan koordinasi antara para peneliti dalam melakukan kegiatan dan mengaplikasikan hasil-hasil penelitiannya
3) Memberikan latihan terhadap para personel tentang kesehatan mental
4) Mengembangkan dan membantu negara dalam menerapkan berbagai metode pencegahan, diagnosis, dan pengobatan terhadap para pengidap gangguan mental.
Pada tahun 1950, organisasi mental hygiene terus bertambah, yaitu dengan berdirinya National Association for Mental Health. Gerakan mental hygiene ini terus berkembang sehingga pada tahun 1975 di Amerika terdapat lebih dari seribu perkumpulan kesehatan mental. Di belahan dunia lainnya, gerakan ini dikembangkan melalui The World Federation for Mental Health dan The World Health Organization. ( sumber : http://riani-fajrin.blogspot.com/2010/04/kesehatan-mental.html )
Sebuah ilmu dengan objek telaah perilaku manusia tidak dapat berdiri sendiri. Jelaskan ilmu apa saja kah yang berperan dalam memahami kesemen menjadi lebih komprehensif :
  1. Antropologi kesehatan
  2. Psikologi kesehatan
  3. Sosial kesehatan
Menurut Weaver :
Antropologi Kesehatan adalah cabang dari antropologi terapan yang menangani berbagai aspek dari kesehatan dan penyakit (Weaver, 1968;1)
Psikologi Kesehatan juga mempelajari aspek-aspek psikologis dari pencegahan dan perawatan sakit. Seorang psikologi kesehatan misalnya, membantu mereka yang bekerja di lingkungan yang memiliki tingkat stress yang tinggi untuk mengelola stress dengan efektif, sehingga tekanan yang dialami di lingkungan kerja tidak mempengaruhi kesehatan mereka. Seorang psikolog kesehatan juga dapat bekerja dengan mereka yang sedang menderita suatu penyakit agar dapat menyesuaikan mental dan fisik mereka dengan penyakit tersebut atau untuk mematuhi treatment yang dirancang oleh dokter yang merawatnya. ( http://evantherapy.wordpress.com/2010/03/20/memahami-psikologi-kesehatan/ )
Antropologi Kesehatan adalah cabang dari antropologi terapan yang menangani berbagai aspek dari kesehatan dan penyakit (Weaver, 1968;1)
KETERKAITAN PENYESUAIAN DIRI DENGAN KESEHATAN MENTAL
(1) Kesehatan mental merupakan kunci dari penyesuaian diri yang sehat
(2) Kesehatan mental merupakan bagian integral dari proses adjusment secara keseluruhan
(3) Kualitas mental yang sehat merupakan fundamen yang penting bagi good adjusmentâl
B. PENYESUAIAN YANG NORMAL (WELL ADJUSMENT)
Seseorang dapat dikatakan memiliki penyesuaian diri yang normal, yang baik, apabila dia mampu memenuhi kebutuhan dan mengatasi masalahnya secara wajar, tidak merugikan diri sendiri dan lingkungannya, serta sesuai dengan norma agama. Penyesuaian yang normal ini memiliki karakteristik sebagai berikut (Schneiders, 1964: 2740276)
1. Absence of excessive emotionality (terhindar dari ekspresi emosi yang berlebihan, merugikan, tidak mampu mengontrol diri)
2. Absence of psychological mechanisme (terhindar dari mekanisme-mekanisme psikologis, seperti rasionalisasi, agresi, kompensasi, dsb)
3. Absence of the sense of personal frustration (terhindar dari perasaan frustasi atau kecewa karena tidak terpenuhinya kebutuhannya)
4. Rational deliberation and self-direction (memiliki pertimbangan rasional, yaitu mampu memecahkan masalah berdasarkan pertimbangan yang matang dan mengarahkan diri sesuai dengan keputusan yang diambil)
5. Ability to learn (mampu belajar, mampu mengembangkan dirinya dalam upaya memenuhi kebutuhan atau mengatasi masalah)
6. Utilization of past experience (mampu memanfaatkan pengalaman masa lalu, bercermin ke masa lalu baik yang terkait dengan keberhasilan maupun kegagalan untuk mengembangkan kualitas hidup yang lebih baik)
7. Realistic, objective attitude (mampu menerima kenyataan yang dihadapi secara wajar, mampu menghindari, merespon situasi atau masalah secara rasional, tidak didasari oleh prasangka buruk)
C. PENYESUAIAN YANG MENYIMPANG
1. Reaksi Bertahan (deference reaction = flight from self)
Orang ini berusaha mempertahankan diri sendiri, seolah-olah tidak mengalami kegagalan, menutupi kegagalan, atau kelemahan dirinya dengan cara-cara atau alasan-alasan tertentu.
Mekanisme pertahanan diri ini dilatarbelakangi oleh dasar-dasar psikologis, seperti :
a. Inferiority (inferioritas = perasaan rendah diri)
b. The sense of inadequacy (perasaan tidak mampu)
c. The sense of failure (perasaan gagal)
d. The sense of guilt (perasaan bersalah)
Mekanisme pertahanan memiliki beberapa bentuk, yaitu seperti berikut :
a. Kompensasi
Merupakan usaha-usaha yang biasanya tidak disadari untuk menutupi keterbatasan atau kelemahan dengan cara megembangkan respon-respon yang dapat mengurangi ketegangan dan frustasi sehingga dapat meningkatkan penyesuaian individu.
b. Sublimasi
Pengarahan energi-energi drive atau motif secara tidak sadar ke dalam kegiatan-kegiatan yang dapat diterima secara sosial maupun moral.
c. Rasionalisasi
Sebagai upaya mereka-reka alasan untuk menutupi situasi tidak nyaman, tidak dapat diterima, atau merusak, keutuhan pribadi (ego) atau status.
d. Sour Grape (anggur masam)
Sikap menipu diri sendiri (self-deception), sikap sour grape ini merupakan indikasi ketidakmampuan dan kelemahan kepribadian karena mendistori kenyataan.
e. Egosentrisme dan Superiority
Perbuatan pura-pura yang tidak disadari untuk mencapai kualita superior, dan usaha untuk menyembunyikan inferioritasnya.
f. Introjeksi dan Identifikasi
Pertahanan diri ini berusaha untuk memelihara atau melindungi ego dari kelemahannya. Introjeksi merupakan mekanisme dalam mana individu berusaha mengasimilasi kualitas-kualitas yang diingini atau disenangi dari orang lain / kelompok.
g. Proyeksi dan Sikap Mencela
Mekanisme pertahanan diri dimana individu melepas dirinya keadaan yang tidak diinginkan dengan cara mengkambinghitamkan orang lain atau sesuatu dengan penyebabnya.
h. Represi
Merupakan proses penekanan pengalaman, dorongan, keinginan, atau pikiran yang bertentangan dengan prinsip-prinsip moral dan sosial ke alam tak sadar, akrena hali itu mengancam keamanan egonya.
Seorang dikatakan sehat mental jika seorang tersebut tidak menderita kecemasan, depresi, atau bentuk bentuk simtomatologis, sedangkan pengetahuan, kesejahteraan psikologis, mengartikan kesehatan mental sebagai adanya sesuatu yang positif
sehat menurut froid -> apabila struktur id dalam diri manusia, lebih besar dari ego dan superego.
Kepribadian yang tidak sehat menurut froid adalah strukutur ego dalam diri manusia lebih besar dari id dan super ego.

Nama : Yunita Dwi Andiani
NPM : 16509377
Kelas : 2PA05

KESEHATAN MENTAL

Konsep Sehat

Sehat yaitu suatu kondisi yang bebas dari berbagai jenis penyakit baik secara fisik, mental, maupun sosial

sebelum makan jangan lupa cuci tangan dan sebelum tidur jangan lupa menyikat gigi serta cuci kaki karna kesehatan manusia dipengaruhi oleh 6 faktor yaitu makan-makanan, minuman, udara, air, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup, menyikat gigi 2x sehari.


Nama : Yunita Dwi Andiani

NPM : 16509377

Kelas : 2PA05